JAKARTA, – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini melakukan kunjungan langsung ke sejumlah titik strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat, 13 Februari 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan fasilitas sekaligus menjamin kenyamanan dan keamanan aparatur sipil negara (ASN) yang nantinya akan menetap dan bertugas di ibu kota baru tersebut.
Sejumlah lokasi yang ditinjau antara lain rumah susun (rusun) ASN, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN, kompleks kantor kementerian koordinator, hingga Istana Garuda.
“IKN ini dirancang sebagai kota yang efisien, futuristik, dan selaras dengan alam. Kami ingin memastikan para ASN nantinya merasa siap, aman, dan nyaman sehingga dapat semakin optimal dalam mengabdi untuk kemajuan bangsa,” ujar Rini, dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Februari 2026.
Rusun ASN di IKN terdiri dari 47 tower setinggi 12 lantai yang mengusung konsep tropis modern dan berkelanjutan. Hunian ini dilengkapi teknologi smart home, perabotan lengkap, area komersial, fasilitas ibadah dan sosial, serta sarana olahraga.
Setiap unit juga dibekali sistem keamanan berbasis sidik jari atau PIN, dapur, pemanas air, pendingin ruangan (AC), serta furnitur yang siap digunakan. Pembangunan rusun ini menjadi bagian dari strategi pemindahan ASN secara bertahap, sekaligus mendukung efisiensi mobilitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Selain hunian, Rini bersama jajaran turut meninjau empat gedung kantor kementerian koordinator yang dirancang dengan konsep shared office guna memfasilitasi relokasi ASN dari instansi pusat. Kompleks perkantoran tersebut dilengkapi multifunction hall, jembatan penghubung (2nd walkway), area parkir terintegrasi, serta desain bangunan berkonsep forest city yang menyatu dengan lingkungan hijau.
Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas dalam mendorong transformasi IKN sebagai pusat pemerintahan modern dan berkelanjutan.
Rini menegaskan, digitalisasi akan menjadi fondasi utama tata kelola pemerintahan di masa depan. Karena itu, penguatan talenta digital ASN menjadi perhatian penting.











