BERAU – Pariwisata Kabupaten Berau benar-benar berada di atas angin sepanjang tahun 2025. Bumi Batiwakkal baru saja mencatatkan rekor manis dengan lonjakan jumlah pelancong yang mencapai 782.266 kunjungan, sebuah lompatan besar dari angka 557 ribu di tahun sebelumnya.
Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengungkap bahwa “duet maut” Pulau Derawan dan Pulau Maratua tetap menjadi alasan utama orang-orang berbondong-bondong ke utara Kalimantan Timur ini.
”Peningkatan dari 2024 ke 2025 ini sangat signifikan,” ujar Ita Dewanti, Adyatama Kepariwisataan Disbudpar Berau, Selasa (10/2/2026).
Puncak keramaian terjadi saat momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Derawan seolah menjadi ‘kiblat’ wisata dengan melayani lebih dari 8.000 pelancong domestik dan ratusan turis asing hanya dalam satu periode liburan. Tak kalah mempesona, Maratua membayangi di posisi kedua sebagai destinasi favorit bagi mereka yang mencari kemewahan alam bawah laut.
Kenaikan ini bukan kebetulan. Pembenahan fasilitas pendukung dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat di objek wisata terbukti ampuh membuat wisatawan merasa aman dan “nagih” untuk kembali.











