SAMARINDA — Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timur menggelar hajatan besar bertajuk Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II di Samarinda Convention Hall, Sabtu (25/4/2026). Agenda ini tak sekadar seremoni, tetapi menjadi panggung konsolidasi akbar yang mempertemukan kekuatan kader dari seluruh penjuru daerah.
Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, hadir langsung memimpin jalannya kegiatan, didampingi jajaran elite partai. Suasana kian semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional, seperti Sekjen PAN Eko Patrio, Sigit Purnomo atau Pasha Ungu, Surya Utama (Uya Kuya), Desy Ratnasari, hingga Venna Melinda.
Rangkaian acara berlangsung padat, mulai dari prosesi pelantikan hingga pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPW dan DPD PAN se-Kaltim. Dalam momen tersebut, turut dikukuhkan jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) di tingkat provinsi hingga 10 kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat mesin organisasi partai.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan tak menahan apresiasinya. Ia menilai soliditas PAN Kaltim berada di level yang berbeda dibanding daerah lain.
“Saya melihat ini sebagai pelantikan PAN paling besar dan paling rapi di seluruh Indonesia. Terima kasih untuk seluruh panitia dan kader PAN Kaltim,” ucapnya.
Zulhas juga mengingatkan perjalanan panjang PAN dalam mendukung Presiden RI Prabowo Subianto di sejumlah pemilu.
“Kita sudah tiga kali mendukung Pak Prabowo. Tiga kali kalah, dan baru kali ini berhasil menang. Itu karena kita tidak pernah goyah—tetap setia pada cita-cita dan perjuangan,” tegasnya.
Dengan semangat tersebut, ia optimistis PAN mampu mendongkrak posisi di pemilu mendatang.
“Memang kita sempat turun dari peringkat lima ke tujuh. Tapi tidak perlu khawatir. Insyaallah ke depan kita bisa tembus empat besar,” ujarnya penuh keyakinan.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Kaltim periode 2025–2030, Erwin Izharuddin, menegaskan keberhasilan agenda ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh kader.
Ia pun mengingatkan agar seluruh elemen partai tidak hanya aktif saat momentum politik, tetapi terus hadir di tengah masyarakat.
“Jangan biarkan Ketua Umum bekerja sendiri. Semua harus bergerak, turun langsung membantu rakyat dan menyukseskan program partai sebagai bagian dari koalisi,” katanya.
Erwin menegaskan, arah gerak PAN ke depan harus lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Target kita tinggi. Semua harus kompak, bekerja nyata untuk rakyat, bukan hanya muncul saat pemilu,” tandasnya.











