Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mulai menggarap pembersihan lahan seluas 3,24 hektare sebagai lokasi pembangunan Kepolisian Resor Kota (Polresta) IKN. Proyek ini berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dan menjadi bagian penting dalam penguatan infrastruktur ibu kota baru.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa kehadiran Polresta IKN diproyeksikan untuk menunjang pelayanan publik, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan tersebut.
“Polresta IKN ini disiapkan untuk mendukung layanan publik, termasuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Nusantara,” ujarnya di Kaltim, Senin.
Sehari sebelumnya, Minggu (12/4), Basuki bersama jajaran telah meninjau langsung lokasi yang direncanakan guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target.
Saat ini, pekerjaan awal telah dimulai melalui proses pembersihan lahan. OIKN menargetkan tahap pertama pembangunan dapat rampung pada akhir 2027.
Menurut Basuki, pembangunan Polresta ini juga dibarengi dengan penataan kawasan secara terencana, termasuk penyediaan lahan yang matang untuk mendukung kelancaran pengembangan fasilitas kepolisian di IKN.
Di atas lahan seluas 3,24 hektare tersebut, akan dibangun berbagai fasilitas utama seperti gedung induk, masjid, lapangan upacara, kolam retensi, hingga sarana olahraga.
Gedung utama dirancang sebagai pusat aktivitas dengan enam lantai, dilengkapi dek serta tiga lantai bawah tanah. Fasilitas ini akan menampung berbagai kebutuhan operasional, mulai dari ruang kerja, ruang rapat, hingga sarana pendukung lainnya.
Tak hanya itu, konsep arsitektur kawasan juga mengintegrasikan berbagai fasilitas pendukung seperti jalur pedestrian, masjid, hingga amfiteater yang difungsikan sekaligus sebagai tribun area olahraga.
Dalam peninjauan tersebut, Basuki menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan Polresta IKN harus berjalan dalam satu kendali di bawah OIKN.
“Semua instruksi harus satu komando dari Otorita IKN. Setiap perencanaan wajib dicek, ditelusuri, bahkan dihitung ulang jika perlu, agar tidak terjadi kesalahan,” tegasnya.
Melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terukur, OIKN berkomitmen memastikan seluruh proses pembangunan di kawasan Nusantara berjalan terarah, terintegrasi, dan selaras dengan rencana besar pengembangan ibu kota baru.











