SAMARINDA – Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho, menyoroti memanasnya dinamika politik dan pembangunan di Kalimantan Timur yang belakangan dipenuhi narasi negatif di media sosial. Ia menilai situasi tersebut berisiko mengganggu konsentrasi pembangunan daerah. Irwan pun mengingatkan para elite politik agar tidak larut dalam konflik yang justru berdampak merugikan masyarakat luas.
Pernyataan itu disampaikannya dalam kegiatan halal bihalal dan pendidikan politik Partai Demokrat Kaltim di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Sabtu (11/4). Pria kelahiran Sangkulirang, Kutai Timur, tersebut menegaskan bahwa kegaduhan politik hanya akan mengalihkan fokus dari agenda utama, yakni pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya sikap kenegarawanan dari para pemimpin daerah—baik gubernur maupun bupati/wali kota—dalam menjalankan roda pemerintahan.
Menurut Irwan, kontestasi politik seharusnya tidak berujung pada konflik berkepanjangan yang dapat menghambat laju pembangunan. Ia mendorong para kepala daerah untuk mengedepankan persatuan dan menjaga stabilitas agar pembangunan tetap berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap para pemimpin daerah bisa bersatu dan menjaga situasi tetap kondusif, sehingga fokus membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa harmonisasi hubungan antarkepala daerah serta sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. Tanpa koordinasi yang solid, potensi besar yang dimiliki daerah dikhawatirkan tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, Irwan mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang mampu memberi teladan serta menjaga komunikasi yang sehat dengan berbagai pihak, agar ruang publik tidak terus dipenuhi polemik politik yang kontraproduktif.
“Kita harus menekan kebisingan politik dan lebih fokus bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, Partai Demokrat Kalimantan Timur juga menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dirangkai dengan halal bihalal di lokasi yang sama. Kegiatan tersebut dihadiri kader dari berbagai tingkatan sebagai bagian dari upaya konsolidasi internal partai.
Plt Ketua DPD Demokrat Kaltim, Bambang Soepriyadi, menyebut agenda tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader sekaligus menyatukan arah gerak organisasi menghadapi agenda internal partai. “Ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga penguatan organisasi dan pendidikan politik bagi kader,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkader sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan partai di Kalimantan Timur. “Ini bagian dari konsolidasi untuk mendukung dan menyukseskan jalannya pemerintahan,” tutupnya.











